Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Minggu, 13 Juli 2014
Follow Us :
RSS
Minggu, 13 Juli 2014
Pergerakan Kebangsaan

Ahok Terima Penjelasan Boediono Soal Mobil Murah

By Holong - Sat Sep 21, 9:01 pm

BASUKI TJAHAJA PURNAMA

BASUKI TJAHAJA PURNAMA

JAKARTA, BARATAMEDIA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, menerima penjelasan Wapres Boediono soal program mobil murah. Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini, Wapres menyampaikan bahwa industri mobil murah bakal menghidupkan industri kecil dan menengah dalam negeri.

Ahok menceritakan Boediono telah menjelaskan ke dia potensi keuntungan yang bakal diraih Indonesia dengan program mobil murah ini. “Industri mobil dibangun dari hilir ke hulu, kita ingin Indonesia jadi pusat industri mobil, ada ratusan UKM yang menyuplai komponen mobil untuk diekspor,” tutur Ahok mengutip penjelasan Boediono, di Jakarta, Sabtu (21/09).

Ahok melanjutkan, Wapres menambahkan dengan adanya industri pembuatan komponen mobil yang layak ekspor, maka secara keseluruhan Indonesia akan diuntungkan dengan adanya kebijakan low cost green car (LCGC) atau mobil murah ramah lingkungan ini. Pasalnya, kalau mobil murah laris, permintaan spare part ke Indonesia juga meningkat.

Soal kemacetan, Ahok mengakui penyebabnya bukan semata-mata karena mobil murah. “Mobil mahal juga berseliweran kok. Motor juga berseliweran. Kalau anda mau berbicara macet, buang itu motor, buang itu mobil, buang semua,” canda Ahok.

Di samping itu, lanjut Ahok, pemerintah pusat juga telah mendukung dan turut andil dalam pembangunan transportasi massal serta mempercepat diterapkannya Electronic Road Pricing (ERP) atau sistem jalan berbayar.

“Makanya harusnya pada transportasi massal. Transportasi massal mengurangi orang untuk naik kendaraan pribadi, kita ada zonasi parkir mahal, ERP, ini semua pusat mendukung,” sebut Ahok.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan keberatan dengan pemerintah pusat yang mengeluarkan kebijakan mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) melalui surat yang dikirim ke Wapres Boediono. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berpendapat, kebijakan ini hanya akan menambah kemacetan di Ibukota. (fys)

Leave a Reply