Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Kamis, 24 April 2014
Follow Us :
RSS
Kamis, 24 April 2014
Pergerakan Kebangsaan

KPU Terapkan Situng Untuk Rekapitulasi Suara

By Nasrudin - Tue Sep 03, 4:50 pm

Ferry Kurnia Rizkiyansyah_KPU

FERRY KURNIA RIZKIYANSYAH

JAKARTA, BARATAMEDIA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana membuat sistem penghitungan suara (Situng) guna menghitung rekapitulasi suara baik untuk pemilihan legislatif (pileg) DPR, DPD dan DPRD serta pemilihan presiden (pilpres). Hal itu dilakukan bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“KPU akan menggunakan Situng untuk rekapitulasi suara. Langkah itu untuk mempermudah dan mengetahui hasil pemungutan suara dan mempercepat informasi perhitungan suara itu. Kami akan bekerja sama dengan BPPT untuk sistem ini,” kata anggota KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah kepada wartawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (03/09).

Menurut dia, BPPT telah melakukan kajian dan memberikan beberapa alternatif terkait dengan Situng ini. Setidaknya ada 5-6 alternatif yang diajukan BPPT kepada KPU. “Misal alternatifnya sms, atau melalui penambahan jumlah besarnya sumber daya manusianya. Tinggal kami pilih akan pakai alternatif yang mana,” jelasnya.

Diungkapkan Ferry, KPU juga berencana untuk merekap penghitungan nasional difasilitasi dalam satu ruangan besar dengan 33 layar. Tiap kamera mewakili satu provinsi. “Dengan Situng, rekap yang tadinya selesai dalam kurun waktu sebulan, diharapkan bisa dilakukan dalam kurun waktu seminggu,” tandasnya.

Perhitungan tentu dilakukan secara manual. Sesuai perundang-undangan, maka rekapitulasi suara adalah dihitung di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS), direkap di PPS atau desa, direkap di tingkat kelurahan dan kecamatan, direkap lagi ditingkat provinsi hingga direkap tingkat nasional. “Kami belum bisa prediksi berapa lama bisa melakukan penghitungan tergantung alternatifnya. Jika penghitungan pada waktu pilpres mungkin cepat, tetapi kalau di pileg bisa 1-2 minggu lihat rekapnya,” tegas Ferry.

Dijelaskan bahwa aplikasi Situng ini, lebih kolosal dibandingkan Sidalih. Sebab, sistemnya hanya berupa aplikasi yang sederhana yang ada tiap kabupaten/kota, untuk menginput dan mengirim data serta untuk sosialisas. “Ini bukan jaringan, tetapi dikuatkan dengan basis SDM. KPU bisa kerahkan ratusan dan ribuan orang untuk input data ditingkat kabupaten/kota. Hitungnya tetap manual, tetapi Situng jadi alat bantu KPU nantinya,” ujarnya.(nas)

Leave a Reply