Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Kamis, 17 April 2014
Follow Us :
RSS
Kamis, 17 April 2014
Pergerakan Kebangsaan

Jokowi Segera Revisi Pergub Rusunami

By Nasrudin - Thu Jul 25, 5:40 pm

JOKO WIDODO_3

JOKO WIDODO

JAKARTA, BARATAMEDIA – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bermaksud  untuk segera merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 27/2009 tentang Pembangunan Rumah Susun Sederhana. Sebab, aturan itu menghambat pengembang untuk membangun rumah susun sederhana milik (rusunami). Salah satunya soal pembatasan ketinggian lantai maksimal yang diatur melalui koefisien lantai bangunan (KLB).

“Pergub itu harus direvisi, karena dianggap menghambat pengembang dalam membangun rusunami. Tetapi baru diproses dan dikalkulasi. Kami mau mendorong, agar rumah murah dibangun dengan insentif KLB. Tetapi KLB-nya berapa masih dihitung,” kata Jokowidi Balaikota, Jakarta, Kamis (25/07).

Pergub Nomor 27/2009 tersebut merupakan revisi atas Pergub Nomor 136/2007 tentang Percepatan Pembangunan Rumah Susun Sederhana di Provinsi DKI Jakarta, yang di antaranya mengatur koefisien lantai bangunan maksimum 6 meter. Dalam revisi Pergub, ketentuan KLB diturunkan dari 6 meter menjadi 3,5 meter. “Ya berarti kami perlu ubah Pergub-nya,” ujarnya.

Namun, Jokowi tidak bisa memastikan sampai kapan pembahasan selesai dilakukan. Ditargetkan pembahasan bisa berlangsung dengan lancar, sehingga revisi Pergub bisa segera disetujui. Kementerian Perumahan Rakyat meminta agar KLB bisa dikembalikan kepada Pergub semula yakni mencapai 6 meter. “Belum tahu berapa lama, masih dihitung koefisiennya,” tandas dia.

Seperti diketahui, Kemenpera akan menghidupkan lagi program pembangunan 1.000 menara rusunami bersubsidi yang sempat terhenti, khususnya di DKI Jakarta. Namun, Pemprov DKI Jakarta diminta untuk mengembalikan insentif bagi pengembang berupa kenaikan KLB dari 3,5 meter menjadi 6 meter, agar rumah susun bisa dibangun sampai 24 lantai.

Atas permintaan tersebut, Kemenpera telah melayangkan surat kepada Pemprov DKI Jakarta. Bahkan sudah ada kesepakatan antara Gubernur DKI Jakarta dan Menpera untuk meninjau ulang ketentuan KLB supaya pasokan rusunami di Jakarta bertambah. Mengingat kebutuhan rusunami di Jakarta mencapai 70 persen dari total kebutuhan rusunami.(nas)

Leave a Reply