Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Jumat, 19 September 2014
Follow Us :
RSS
Jumat, 19 September 2014
Pergerakan Kebangsaan

Dalam 24 Jam Hasil Pencoblosan Sudah Terkumpul di KPU

By Nasrudin - Mon Jul 01, 11:31 pm

HUSNI KAMIL MANIK

JAKARTA, BARATAMEDIA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan data hasil Pemilu 2014 dapat terkumpul dalam waktu 24 jam. Data pemilu yang dimaksud adalah semua sertifikat hasil penghitungan suara (C1). Dengan demikian, dalam jangka waktu satu hari saja, hasil pencoblosan dari tempat pemungutan suara (TPS) sudah masuk seluruhnya di KPU Kabupaten/Kota.

“Kami upayakan Pemilu 2014 nanti, dalam waktu 24 jam semua sertifikat hasil penghitungan suara (C1) sudah sampai di KPU Kabupaten/Kota. Ini bagian dari upaya perbaikan dalam percepatan informasi penghitungan suara. Kami tidak ingin hasil pemilu lama diakses publik,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik kepada wartawan di Gedung KPU, Jakarta, Senin (01/07).

Menurut dia, sambil menunggu penghitungan manual oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan rekapitulasi yang dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), petugas di kabupaten/kota sudah dapat melakukan entry (memasukkan) data C1. “Kami memilih kabupaten/kota sebagai basis entry data. Publik nanti dapat melihat secara langsung proses entry datanya yang dilakukan petugas,” jelasnya.

Akses informasi dari KPU, tutur dia, akan dibuka seluas-luasnya kepada publik hanya terbatas pada tahapan penyelenggaraan pemilu 2014. Sementara informasi terkait peserta pemilu yang juga menjadi kebutuhan publik, dapat diakses melalui media massa. “Media nanti dapat membedah secara mendalam tentang visi, misi dan program dari setiap partai dan menjelaskan perbedaan partai yang satu dengan yang lainnya,” ungkap Husni.

Pada bagian lain, Ketua KPU menjelaskan, integritas informasi kepemiluan dari tingkat pusat sampai daerah, membutuhkan server dengan kapasitas besar. Atas kebutuhan ini, KPU berencana mengadakan server dengan daya tampung 190 juta data pemilih. “Pengadaan server dengan kapasitas besar sangat penting,” ujarnya.

Server ini, paparnya, dapat menampung seluruh laman website satuan kerja di provinsi dan kabupaten/kota, dapat terintegrasi dengan website KPU Pusat. Saat ini, 75 persen KPU Provinsi dan 50 persen KPU Kabupaten/Kota sudah memiliki laman website. Dengan sistem informasi online, pemilih dapat mengakses informasi seluruh tahapan pemilu. Lebih penting lagi, meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendapat informasi lebih cepat dan akurat.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah dapat terlaksana. Sekarang tengah diupayakan, sehingga semua informasi yang dibutuhkan terkait pelaksanaan Pemilu 2014 dapat dengan cepat tersampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Langkah ini, imbuh Husni, juga dilakukan KPU pada tahap pencalonan dengan menginformasikan publik terkait riwayat hidup para caleg yang masuk Daftar Calon Sementara (DCS). “Layanan informasi ini diupayakan dapat diakses oleh semua masyarakat untuk mereka gunakan dalam mengecek apakah dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum,” tandasnya.(nas)

Leave a Reply