Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Sabtu, 26 Juli 2014
Follow Us :
RSS
Sabtu, 26 Juli 2014
Pergerakan Kebangsaan

Pengusaha Teman SBY Terlibat Kasus Sapi?

By Vanzank - Tue May 28, 9:30 am

bambang widjojanto

BAMBANG WIDJOJANTO

JAKARTA, BARATAMEDIA – Pengusaha bernama Sengman Tjahja asal Palembang, Sumatera Selatan, disebut-sebut turut terlibat pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Selain itu, pengusaha tersebut berteman dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sengman mengenal SBY jauh sebelum menjadi Presiden.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto belum mengetahui soal pengusaha itu terlibat pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

“Saya terus terang belum tahu mengenai nama itu. Saya belum bisa mengkonfirmasi pengusaha itu dan apa kepentingannya,” kata Bambang, saat dihubungi wartawan, Selasa (28/05).

Namun, Bambang tidak memungkiri bahwa memang ada pihak lain di luar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang turut terlibat kasus pengurusan impor daging sapi. “Saya menduga mungkin disebut juga nama-nama pihak lain,” ungkap Bambang.

Terkait pihak-pihak lain di luar PKS yang diduga terkait kasus impor daging sapi, Bambang menyatakan, bakal membuka identitas mereka di Pengadilan, termasuk siapa Sengman Tjahja. “Dan seandainya saya tahu pun, nanti diungkap di pengadilan oleh penyidik dan penuntut umum,” kata Bambang.

Untuk diketahui, Sengman Tjahja adalah seorang pengusaha Hotel Princess, Kompleks Ilir Barat Permai, Palembang. Sengman dikabarkan turut membantu PT Indoguna Utama mendapatkan jatah kuota impor daging 30 ribu kilogram.

Disebut-sebut, ia berteman dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sengman mengenal SBY jauh sebelum menjadi Presiden. Sengman merintis persahabatan sejak SBY masih menjabat Panglima Daerah Militer Sriwijaya pada 1996-1997. Ketika itu Sengman adalah pengusaha di Kota Palembang. (INC/ali).

Leave a Reply