Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Minggu, 20 April 2014
Follow Us :
RSS
Minggu, 20 April 2014
Pergerakan Kebangsaan

Kaligis Sebut Insiden Cebongan Bukan Pelanggaran HAM

By Holong - Sat Apr 06, 8:37 pm

OC KALIGIS

OC KALIGIS

JAKARTA, BARATAMEDIA – Praktisi hukum OC Kaligis berpendapat, peristiwa penyerangan Lapas Cebongan oleh 11 anggota Kopassus bukan pelanggaran HAM.

Pengacara yang telah merilis beberapa buku tentang HAM ini menyebut, insiden itu merupakan pidana murni. “Kasus penyerangan LP Cebongan itu adalah pidana murni jadi bukan pelanggaran HAM,” kata Kaligis di Jakarta, Sabtu (06/04).

Buku-buku tentang HAM karya Kaligis di antaranya, Wiranto Menghadapi Dakwaan Asing,  terbit Juni 2004. Kemudian, Peradilan HAM di Indonesia jilid I dan II (Agustus 2002). Lalu, Human Rights & Terrorism (Juni 2008).

Kaligis menjelaskan, insiden Cebongan dilatari jiwa korsa, yakni kesetian, rasa senasib dan sepenanggungan. Kasus ini bisa disebut melanggar HAM bila ada perintah dari atasan atau pemegang kekuasaan. Disinggung soal pernyataan Danjen Kopassus yang mengaku sebagai orang yang paling bertanggung jawab, Kaligis menilainya sebagai bentuk dukungan moril kepada bawahannya.

Menurut Kaligis, pelanggaran HAM hanya terjadi pada kasus Bosnia Herzigovina, kasus Hitler di Jerman, karena ada perintah dari atasan langsung untuk menghabisi etnis dan agama tertentu. Pada prinsipnya, tegas Kaligis, pelanggaran HAM terjadi bila ada perintas secara vertikal, bukan horisontal.

“Karena tidak ada perintah dari atasan, sebagai akademisi saya menolak kalau kasus penyerangan Lapas Cebongan disebut pelanggaran HAM,” ujar Kaligis.

Kaligis sepakat, insiden Cebongan dilatari aksi premanisme yang mengakibatkan tewasnya anggota Kopassus. Karena itu, dia mendorong premanisme segera diberantas, agar tidak semakin subur dengan kedok ormas tertentu. (fys)

Leave a Reply