Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Minggu, 20 April 2014
Follow Us :
RSS
Minggu, 20 April 2014
Pergerakan Kebangsaan

Korupsi pengadaan Benih, Dahlan Copot Direktur Utama

By Vanzank - Tue Feb 12, 2:06 pm

DAHLAN ISKAN

DAHLAN ISKAN

JAKARTA, BARATAMEDIA – Setelah ditetapkan terilbat kasus dugaan korupsi pengadaan benih di Kementerian Pertanian (Kementan) periode 2008-2012. Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero) Kaharuddin dicopot dari jabatannya.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan sudah mencopot Direktur Utama PT Sang Hyang Seri.”Ya, Dirut Sang Hyang Seri dicopot, surat pemberhentian segera saya tandatangani dan dikirimkan pada hari ini juga,” kata Dahlan, usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN, di Jakarta, Selasa (12/2).

Menurut Dahlan, pembebastugasan Kaharuddin agar yang bersangkutan fokus dalam pemeriksaan kasus yang dihadapinya. Selanjutnya, Dahlan menunjuk Upik Rosalina Wasrin sebagai pejabat baru Dirut Sang Hyang Seri. “Terhitung hari ini (Selasa, 12/2) Upik mulai aktif memimpin Sang Hyang Seri,” ujar Dahlan.

Adapun Upik Rosalina Wasrin sebelumnya menjabat sebagai Asisten Deputi Kementerian BUMN Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Ditambahkan Dahlan, sesungguhnya sejak pertengahan 2012, dirinya sudah meminta agar Sang Hyang Seri tidak lagi tergantung kepada proyek-proyek pengadaan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian. Apalagi manajemen juga banyak mengeluhkan karena merasa bahwa Sang Hyang Seri selalu menjadi korban jika ikut tender pengadaan. Untuk itu, lanjutnya, dirinya sudah meminta Sang Hyang Seri segera mencari bisnis sendiri di bisnis plat merah. “Mereka sudah mulai menekuni bisnis pencetakan sawah baru. Ini memang pengabdian, tapi lebih aman ketimbang ikut tender pemerintahan,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Jumat, 8 Februari 2013, Kejaksaan Agung menetapkan Kaharuddin dan dua anak buahnya yaitu SH karyawan, dan H manajer kantor cabang Sang Hyang Seri Tegal sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan benih di Kementerian Pertanian (Kementan) periode 2008-2012.

Kapuspenkum Kejagung Setia Untung Arimuladi mengatakan bahwa penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup adanya korupsi dalam kasus pengadaan bibit, adanya rekayasa proses pelelangan/tender memenangkan Sang Hyang Seri. Bukti lain yaitu dalam pengadaan benih kedelai fiktif, mark up volume maupun harga benih kedelai serta penyaluran subsidi benih tidak sesuai peruntukan melainkan ke perorangan dan ke kios-kios. (RDC/ali).

Leave a Reply