Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Senin, 14 Juli 2014
Follow Us :
RSS
Senin, 14 Juli 2014
Pergerakan Kebangsaan

Kini Penerimaan CPNS Dengan Penilaian Obyektif ?

By Vanzank - Fri Jan 25, 3:16 pm

wapres boediono

Wapres Boediono 

Jakarta, baratamedia – Pemerintah menyatakan dalam menerima pegawai negeri sipil (PNS) baru akan menyesuaikan kebutuhan setiap instansi. Dengan begitu, perekrutan PNS akan menggunakan sistem Computer Assisted Test sehingga penilaiannya objektif untuk menghilangkan budaya KKN.

Wakil Presiden Boediono mengatakan, rekruitmen PNS dengan cara objektif dan menghilangkan budaya nepotisme. Wapres juga meminta agar promosi jabatan dilakukan secara objektif pula. “Hilangkan CPNS titipan. Mari kita perbaiki cara-cara rekuitmen pegawai dengan objektif dan tidak lagi diwarnai ruang atau celah-celah yang tidak baik,” ujar Boediono, saat memberikan sambutan awal dalam pengarahan kepada seluruh Wakil Menteri tentang Reformasi Birokrasi di Istana Wapres, Jumat (25/1).

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Eko Prasojo mengatakan sistem perekrutan pegawai negeri sipil pada bulan Juni akan diubah. Perekrutan PNS akan menggunakan sistem Computer Assisted Test yang akan bekerja sama dengan perguruan tinggi dan juga Kemendikbud.

“Kita menggunakan passing grade, sejak kita merdeka kalau terima orang kan sesuai formasinya ngelamar sepuluh yang dibutuhkan sepuluh, sepuluhnya diambil. Kalau sekarang passing grade, yang ngelamar 10 orang yang memenuhi passing grade dua orang ya dua orang yang kita ambil,” kata Eko di Istana Wapres, Jumat (25/1).

Upaya ini merupakan arahan dari Wapres Boediono untuk mengoptimalisasikan program reformasi birokrasi. Pihaknya pun langsung membuat rencana aksi agar pelayanan masyarakat bisa menjadi lebih baik.

“Ada juga longtrack program itu terkait dengan perubahan struktur di dalam lembaga, jadi itu salah satunya kita melakukan reorganisasi di dalam lembaga kemudian juga memperkuat kinerja individu dari PNS dan melakukan harmonisasi peraturan perundang-undangan,” tutur Eko.

Sementara itu, dalam mengejewantahkan arahan tim reformasi birokrasi di bawah koordinasi Wapres untuk melakukan rekrutmen CPNS. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, dalam penerimaan CPNS tahun ini  dihitung kebutuhan ideal tiap instansi setelah ada pengurangan pegawai.

“Kementerian Lembaga dan Pemda menyelesaikan analisa kebutuhan pegawai, termasuk analisa beban kerjanya. Kalau itu bisa diselesaikan baru dia diperkenankan untuk melakukan rekrutmen,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (25/1). (ali)

 

 

Leave a Reply