Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Selasa, 02 September 2014
Follow Us :
RSS
Selasa, 02 September 2014
Pergerakan Kebangsaan

Penembak Sadis di Amerika Umur 20 Tahun

Photo Gallery1 PhotoBy Sawerigading - Sat Dec 15, 9:19 pm

ADAM LANZA

 

Jakarta, baratamedia- Motif  dari tindakan penembakan sadis yang menewaskan 27 orang di Connecticut, Amerika Serikat (AS) masih belum jelas. Pelaku penembakan brutal di SD Sandy Hook, Connecticut, Amerika Serikat (AS), Adam Lanza tewas bunuh diri usai beraksi. Hal ini menyisakan teka-teki soal motif Adam melakukan aksi keji tersebut.

Hingga saat ini, kepolisian setempat dan aparat penegak hukum masih mencari tahu motif sebenarnya dari Adam yang baru berusia 20 tahun tersebut. Dilaporkan, polisi tengah menginterogasi ayah kandung dan kakak laki-laki Adam.

Adam diketahui selama ini tinggal berdua bersama ibundanya, Nancy Lanza yang tewas ditembak oleh Adam sendiri pada Jumat (14/12) pagi waktu setempat. Sedangkan sang kakak laki-laki, Ryan Lanza (24), diketahui bekerja di Ernst and Young dan tinggal terpisah di Hoboken, New Jersey.

Awalnya polisi sempat mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai Ryan karena kartu identitas Ryan ditemukan di lokasi kejadian. Ternyata kartu identitas Ryan tersebut dibawa oleh Adam. Ryan pun langsung digelandang polisi dari kediamannya di New Jersey dan diinterogasi secara intensif, sebelum akhirnya polisi meralat identitas pelaku menjadi Adam Lanza.

Sementara itu, sang ayah, Peter Lanza, diketahui telah bercerai dengan ibunda Adam pada tahun 2009. Peter yang kini menjabat Wakil Presiden Direktur Bagian Pajak pada perusahaan GE Energy Financial Services, tinggal bersama istri barunya di Connecticut.

Baik Ryan maupun Peter sama-sama ‘shock’ saat mengetahui insiden ini, terlebih Adam juga tegas menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri. Demikian seperti dilansir New York Daily News dan ABC News, Sabtu (15/12/2012).

Apapun motifnya, masyarakat Amerika Serikat sekarang mulai berfikir ulang. Gara – gara kasus brutal Adam Lanza yang menewaskan 27 orang sekaligus itu dengan senjata api, maka kini warga AS sudah mulai memperbincangkan masalah pro kontra soal kepemilikan senjata api bagi perorangan di AS.(IA)

Photo Gallery

Leave a Reply