Warning: Missing argument 1 for get_post(), called in /home/barata19/public_html/wp-content/plugins/wordpress-seo/frontend/class-opengraph.php on line 489 and defined in /home/barata19/public_html/wp-includes/post.php on line 380
Rabu, 23 April 2014
Follow Us :
RSS
Rabu, 23 April 2014
Pergerakan Kebangsaan

KPK Perintahkan Geledah Rumah Petinggi PT Adhi Karya

By Sawerigading - Fri Nov 23, 9:24 am

          Untuk melengkapi berkas pengusutan kasus koropsi pembangunan Proyek Sarana Olahraga Nasional Hambalang, akhirnya pimpinan KPK memerintahkan dilakukan penggeledahan rumah salah seorang petinggi Adhi Karya di Semarang, Jawa Tengah. Terkait korupsi proyek pembangunan Hambalang, KPK telah memeriksa 70 orang.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait  kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan  Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Sentul, Jawa Barat.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, penggeledahan dilakukan di rumah  seorang petinggi PT Adhi Karya di Semarang, Jawa Tengah. “Ada penggeledahan sebuah rumah milik salah satu pejabat PT AK terkait penyidikan Hambalang di Semarang,” kata Johan melalui pesan singkat,  Kamis (22/11).

Terkait nama pejabat Adhi Karya yang rumahnya digeledah oleh penyidik KPK, Johan mengatakan dirinya belum mendapatkan informasi secara detail. “Saya belum tahu,” kata Johan.

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, yaitu Kantor PT  Metaphora Solusi Global di Jl Tidwan, Grogol, Rumah di Jl Gandaria nomor 17, Rumah di Kartika Pinang Sektor 7 Pondok Pinang, dan Kantor PT Global Daya Manunggal di Kota Bambu Selatan No.3 Jakbar.

Satu lokasi lainnya adalah Rukan Permata Senayan Blok A yang diduga adalah  kantor PT Arta Putra Arjuna. KPK juga pernah melakukan penggeledahan di kantor Kerja Sama Operasi PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya di Hambalang. Selain itu, sebanyak tujuh lokasi, juga sudah  digeledah oleh KPK, yaitu kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di kawasan Senayan dan Cibubur.

Dua kantor PT Adhi Karya di daerah Jaktim dan Jaksel. Dua kantor PT Wijaya Karya di daerah Jakarta  Timur dan Jakarta Selatan serta di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di daerah Jaktim.

KPK menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Deddy Kusdinar sebagai tersangka kasus pengadaan pembangunan sarana dan prasarana Pusat Pelatihan dan Olahraga Bukit Hambalang, Jawa Barat.

Deddy ditetapkan tersangka terkait jabatannya dulu sebagai Kepala Biro Perencanaan Kemenpora. Deddy diduga telah menyalahgunakan kewenangannya  sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK).

Kepada Deddy, KPK menyangkakan pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

KPK mulai menyelidiki kasus Hambalang sejak Agustus 2011. Setidaknya ada dua peristiwa yang terindikasi korupsi dalam proyek Hambalang yangg ditaksir KPK mencapai Rp2,5 triliun.

Pertama, pada proses penerbitan sertifikat tanah Hambalang di Jawa Barat. Kedua, pengadaan proyek Hambalang yang dilakukan secara multi years. Pengadaan proyek Hambalang ditangani Kerjasama Operasi (KSO) PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya.

Sebanyak 70 orang sudah diperiksa KPK. Antara lain eks Kepala BPN Joyo Winoto, anggota Komisi II DPR Ignatius Mulyono, Sekretaris Departemen Pemuda dan Olahraga DPP Partai Demokrat Munadi Herlambang, Menpora Andi  Mallarangeng hingga istri Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum,  Athiyya Laila.

KPK juga sudah dua kali memeriksa Anas Urbaningrum. Namun, mantan anggota KPU itu membantah terlibat dalam kasus Hambalang.
ntuk

Leave a Reply